sweetie alessa’s blog

~ ikhlas dan bersabarlah…. ~

ti amo (aku cinta) ~1~

(Cerita ini aku buat 14 Nov 2001… karena draftnya sudah nyaris hancur lebur dan sobek disana-sini, jadi karya ini aku prioritaskan untuk menjadi cerpen pertama yang aku publikasikan. Bagi yang menyukai sepakbola, pasti ga terlalu bingung dengan para tokoh pesepakbola didalamnya (hope so) , tapi yang tidak pun mudah-mudahan masih tetap dapat menikmatinya dengan keterbatasan penulisan, dan tenang saja.., karena akan ada sedikit gambaran para tokoh di akhir cerita.)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Aku memejamkan mata sambil menarik nafas dalam-dalam. Hh … tak kusangka begitu cepat aku kembali ke tempat ini, bisik hatiku yang sudah berbunga-bunga sejak seminggu yang lalu, saat aku diperkenankan mengurus referensi kepindahanku bersama seorang teman. Ini liburan awal tahun yang menyenangkan, apalagi Fafa memintaku membawa banyak teman – yang kutahu tak boleh lebih dari dua orang – ketika aku menelponnya dan mengabarkan berita ini. Sepertinya ia merasa yakin kalau aku akan membawa gen sejenis. Dan itu benar. Kalau saja Evelynne tidak sedang dalam ujian akhirnya, kami pasti pergi bertiga. Nyatanya, wajah manis sahabatku itu dipayungi kesenduan. Bibirnya terkatup rapat dan aku tidak tahu apa matanya yang memerah akan mengeluarkan kristal bening saat aku dan Ida meniti tangga pesawat yang akan membawa kami ke Turin. Yang jelas, ada senyum manakala aku berjanji akan menyampaikan bingkisan cantiknya pada Pippo. Ah, sungguh disesalkan saat yang menyenangkan ini tak bisa kami lalui bersama.
“Bagaimana? Kau menghirup udara yang berbeda?” cetus Fafa dengan senyum menawannya yang menggoda. Ia seorang diri saja menjemput kami.
“Iya, sedikit lebih wangi …” balasku terkekeh karena harum Etienne menyusup masuk saat ia merangkulku barusan. Tak kusadari Ida yang setengah tersipu di sampingku kalau saja Fafa tak mengulurkan tangan menyapa. Awalnya mereka lebih banyak diam sampai kami tiba di hotel, namun beberapa menit sebelum Fafa pulang, keduanya terlibat pembicaraan yang hangat. Sengaja aku menolak saat Fafa menawarkanku untuk tinggal diapartemennya, karena berbagai pertimbangan tentunya. Untuk itulah kuputuskan menginap di hotel yang tidak terlalu mewah, namun terletak di lokasi yang strategis agar aku mudah mengurus surat-surat yang kuperlukan. Untunglah Fafa mau mengerti. Ia bahkan mengundang kami makan malam di sebuah restoran ekslusive.
“Perayaan …” elaknya ketika aku memprotes pilihan dahsyatnya ini. Dia berjanji Alex akan datang, karena berkali-kali Ida menuntut untuk dikenalkan pada adik tampannya itu. Oh ya, Ida memanggil Fafa dengan sebutan “Fano”, nama yang tidak seperti biasanya namun ternyata disukai Fafa. Konyol!

Continue reading

Advertisements

November 11, 2008 Posted by | Cerpen | , , , , | Leave a comment

Tentang Ibadah Haji

masjidil-haramPERGI haji adalah berkunjung ke tanah suci, untuk melaksanakan serangkaian amal ibadah sesuai dengan rukun yang telah ditentukan, ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang hukumnya wajib bagi orang Islam yang berakal sehat, telah baligh serta mampu.

“….Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia kepada Allah SWT, yakni bagi orang yang mampu/kuasa mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (Q.S. Ali Imran : 97).

A. Rukun Haji

Rukun haji terdiri dari 6 (enam) perkara yaitu :
1. Ihram, adalah berniat mulai mengerjakan ibadah haji dengan memakai kain putih. Ibadah ini dimulai setelah sesampainya di Miqat (batas-batas yang telah ditetapkan), yaitu Miqat Zamani dan Miqat Makani.
2. Wukuf di Arafah, adalah berhenti di Padang Arafah sejak tergelincirnya matahari pada tanggal 9 Dzulhijjah hingga terbit fajar pada tanggal 10 Dzulhijjah.
3. Thawaf ifadhah adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali.
4. Sa’i adalah lari-lari kecil atau jalan cepat antara bukit Shafa dan Marwa.
5. Mencukur atau menggunting rambut sedikitnya 3 helai rambut.
6. Tertib adalah menjalankan rukun haji secara berurutan.

B. Wajib Haji

Wajib-wajib haji terdiri dari 7 (tujuh) perkara yaitu :
1. Ihram mulai dari Miqat.
2. Bermalam di Muzdalifah pada malam hari raya haji sesudah dari padang Arafah.
3. Melempar Jumrotul Aqobah.
4. Melempar tiga Jumroh (Jumroh Aqobah, Jumroh Ula dan Jumroh Wustho) setiap hari tanggal 11, 12 & 13 bulan haji.
5. Bermalam di Mina.
6. Thawaf Wada.
7. Menjauhkan diri dari larangan atau perbuatan yang diharamkan dalam ihram dan umroh.

c. Sunnah Haji

Sunnah haji terdiri dari 6 (enam) perkara yaitu :
1. Cara mengerjakan haji terdapat 3 cara yaitu :
a. Ifrod,yakni melakukan ibadah haji di awal.
b. Tamatu, yakni melakukan ibadah haji setelah umroh.
c. Qiron, yakni melakukan ibadah haji & umroh secara bersamaan.
2. Membaca talbiyah selama dalam ihram sampai melempar Jumroh Aqobah di Hari Raya Idul Adha.
3. Berdo’a setelah membaca talbiyah.
4. Berdzikir sewaktu thawaf.
5. Shalat dua rakaat sesudah thawaf.
6. Masuk ke Ka’bah (rumah suci).

d. Larangan dalam Ibadah Haji

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh orang-orang yang sudah memakai pakaian ihram dan sudah berniat melakukan ibadah haji adalah :
1. Melakukan hubungan seksual atau apapun yang dapat mengarah pada perbuatan hubungan seksual.
2. Melakukan perbuatan tercela dan maksiat.
3. Bertengkar dengan orang lain.
4. Memakai pakaian yang berjahit (bagi laki-laki).
5. Memakai wangi-wangian.
6. Memakai khuff (kaus kaki atau sepatu yang menutup mata kaki).
7. Melakukan akad nikah.
8. Memotong kuku.
9. Mencukur atau mencabut rambut.
10. Memakai pakaian yang dicelup yang mempunyai bau harum.
11. Membunuh binatang buruan.
12. Memakan daging binatang buruan.

(kompas.com)

November 11, 2008 Posted by | Tentang Haji | , , | Leave a comment

Masjid Quba

masjid quba“Setiap hari Sabtu Rasulullah SAW mendatangi Masjid Quba berkendaraan atau berjalan kaki dan beliau shalat sunnat dua rakaat di dalamnya. Rasulullah SAW memberikan dorongan/menganjurkan datang ke Masjid Quba seraya berkata : Siapa saja yang bersuci (membersihkan diri dari najis dan hadats) di rumahnya, kemudian datang ke Masjid Quba dan shalat di dalamnya, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala umrah. (Hadits riwayat Ahmad Nasa’I, Ibnu Majah, Hakim dan dia berkata sanadnya sahih.)

MASJID QUBA adalah sebuah masjid yang terletak di daerah Quba. Quba itu sendiri terletak +/- 5 km sebelah barat daya Madinah. Waktu Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah, orang-orang pertama yang menyongsong kedatangan Rasulullah SAW adalah penduduk Quba. Karena orang-orang Quba dan Madinah belum mengenal Nabi, maka tatkala Nabi bersama pengiring tunggalnya yaitu Abu Bakar Assiddiq datang dengan pakaian yang sama-sama putih, mereka ragu-ragu mana yang Nabi. Hal ini menarik perhatian Abu Bakar untuk menghilangkan keragu-raguan mereka, maka Abu Bakar memegang selendangnya dan dilindungkan di atas kepala Nabi.

Dengan demikian maka para penjemput mengerti yang mana Nabi. Kedatangan Nabi di Quba pada hari Senin tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun 13 kenabiannya atau tahun 53 dari kelahiran beliau. Menurut keterangan Mahmud Pasya Al Falaki, seorang ulama ahli falak terkenal di Mesir, bahwa hari kedatangan Nabi di Quba adalah bertepatan dengan tanggal 20 September 622 M. Dan pada waktu itu di Quba beliau menempati rumah Kalsum bin Hadam dari Kabilah Amir bin Auf.

Di Quba inilah beliau mendirikan Masjid di atas sebidang tanah milik Kalsum bin Hadam. Batu pertama diletakkan oleh Nabi sendiri, kemudian berturut-turut diletakkan oleh Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali bin Abi Thalib. Selanjutnya dikerjakan oleh sahabat Muhajirin dan Anshar sampai selesai.

Masjid Quba adalah masjid yang pertama-tama didirikan oleh Nabi Muhammad SAW dan masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW 2 kali, pertama ketika kiblatnya menghadap Baitul Maqdis dan kedua ketika kiblatnya menghadap Baitullah.
Dalam membangun masjid ini beliau dibantu Malaikat Jibril yang memberi petunjuk kiblat masjid tersebut. Di masjid ini pula pertama kali diadakan shalat berjamaah secara terang-terangan. Letak Masjid Quba saat ini berada di sudut perempatan jalan tidak jauh dari jalan baru yang menghubungkan Madinah-Mekkah-Jeddah.

(kompas.com)

November 11, 2008 Posted by | Tentang Haji | , , | Leave a comment